Tampilkan postingan dengan label total quality management (TQM). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label total quality management (TQM). Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2013

aplikasi total quality management (TQM) pada organisasi


aplikasi total quality manajemen pada organisasi

Aplikasi Total Quality Management pada organisasi dapat dilaksanakan apabila TQM sebagai paradigma baru, dilandasi adanya komitmen jangka panjang dan perubahan total atas paradigma manajemen tradisional yang masih banyak diterapkan di perusahaan/industri kecil.Perlunya perubahan total dikarenakan cara menjalankan bisnis dengan TQM berbeda sekali dengan cara tradisional.


Prinsip dari sistem TQM adalah melibatkan semua elemen karyawan mulai dari " Top Management" sampai dengan pelaksana teknis " Button Up Management". Sistem TQM harus dimengerti, dipahami dan diterapkan dengan efisien dam efektif dalam semua aktifitas di lingkungan perusahaan untuk mencapai tujuan, sasaran dan target produktivitas sesuai dengan kebijakan top management, yang dapat membantu perusahaan mewujudkan hasil yang berpotensi dari teknologi informasi.
Dasar pemikiran  TQM sangatlah sederhana, yakni bahwa cara terbaik agar dapat bersaing unggul dalam persaingan global adalah dengan menghasilkan kualitas yang terbaik. Oleh karena itu, Total Quality Management (TQM) merupakan teori ilmu manajemen yang mengarahkan pimpinan organisasi dan personilnya untuk melakukan program perbaikan mutu secara berkesinambungan yang terfokus pada pencapaian kepuasan para pelanggan. Terdapat hubungan yang erat antara kualitas produk (barang/jasa), kepuasan pelanggan dan profit perusahaan, semakin tinggi kualitas suatu produk, makin tinggi pula kepuasan pelanggan dan dengan waktu yang bersamaan akan mendukung harga yang tinggi dengan biaya yang rendah. Oleh karena itu sistem perbaikan kualitas bertujuan untuk menaikkan laba perusahaan.
 Dengan perbaikan kualitas berkesinambungan, perusahaan akan dapat memperbaiki posisi persaingan. Dengan posisi yang lebih baik akan meningkatkan pangsa pasar dan menjamin harga yang lebih tinggi. Hal ini akan memberikan penghasilan lebih tinggi dan secara otomatis laba yang diperoleh akan lebih meningkat. Upaya perbaikan kualitas akan menghasilkan peningkatan output yang bebas dari kerusakan atau mengurangi produk yang cacat. Berkurangnya produk yang cacat berarti berkurang pula biaya operasi yang dikeluarkan perusahaan sehingga akan diperoleh laba yang semakin besar.
Penerapan TQM dapat membantu perusahaan dalam melakukan peningkatan kualitas dalam produksi dan membantu dalam meningkatkan kualitas kerja karyawan melalui pelatihan yang dipermudah dengan adanya penerapan teknologi informasi di dalam perusahaan.
Kualitas merupakan bagian terpenting dalam suatu organisasi, baik yang menghasilkan barang ataupun jasa ataupun sekaligus kedua-duanya.[1] Oleh sebab itu setiap perusahaan berusaha keras agar produk mereka memiliki mutu yang berkualitas baik, sehingga konsumen akan memilih produk mereka.


[1] Amiruddin Siahaan, Wahyuli Lius  Zen Manajemen Perubahan (Medan:Cita Pustaka2012)

pengertian total quality management (TQM)


           PENGERTIAN  TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Total Quality Management berasal dari tiga kata yaitu total, quality, dan management.            Kata total dalam bahasa Indonesianya disebut juga dengan keseluruhan. Dan kata total dalam Total Quality Management menegaskan bahwa setiap orang yang berada dalam organisasi harus terlibat dalam upaya peningkatan secara terus menerus. Kata quality dalam arti total quality management adalah kualitas suatu barang untuk menjadikan daya saing yang lebih kuat. Kata management merupakan konsep awal dari TQM itu sendiri. Ada banyak definisi manajemen yang telah dikemukakan oleh para pakar. Secara etimologis, kata manajemen berasal dari bahasa Inggris management yang berarti ketatalaksanaan, tata pimpinan, dan pengelolaan.
TQM adalah sebuah kultur yang menganjurkan komimen total terhadap kepuasan konsumen melalui perbaikan secara terus menerus dan inovasi dalam semua aspek bisnis.[1]
N. Lgothetitis (1992) dalam bukunya yang berjudul “Managing For Total Quality: From Deming To Toaguchi” menyatakan bahwa produk yang berkualitas tinggi dan pelayanan yang dikaitkan dengan kepuasan konsumen adalah kunci utama bagi sebuah perusahaan agar bisa mempertahankan diri dari persaingan yang terjadi pada dewasa ini.[2]
Menurut Tjiptono, Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungannya.
Pengertian lain dikemukakan oleh Drs. M.N. Nasution, M.S.c., A.P.U. mengatakan bahwa Total Quality Management merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus-menerus atas produk, jasa, tenaga kerja, proses, dan lingkungannya.


[1] Hadriyanus Suharyanto, Agus Heruanto Hadna Manajemen Sumber Daya Manusia (Yogyakarta: Media Wacana,2005)
[2] Ibid.